Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Ibu Mengenai Perawatan Tali Pusat
Abstract
Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang biasanya digunakan untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu banyak upaya kesehatan yang dilakukan dalam rangka menurunkan AKB. AKB di Indonesia mencapai 20/1000 kelahiran hidup (SDKI 2007/2008), dengan jumlah kasus tetanus neonatorum di Indonesia sebanyak 114 kasus pada tahun 2011. Dua kasus diantaranya terdapat di Jawa Barat. Tetanus neonatorum dan infeksi tali pusat telah menjadi penyebab kesakitan dan kematian secara terus menerus di berbagai Negara. Menurut WHO tahun 1998, tetanus dapat terjadi akibat perawatan tali pusat yang tidak memenuhi syarat kebersihan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan pengetahuan ibu mengenai perawatan tali pusat di desa Cimungkal Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan survey analitik, lokasi penelitian di Desa Cimungkal Kecamatan Wado Kabupaten. Jumlah sampel sebanyak 65 responden. Alat pngumpulan data berupa kuesioner, sedangkan analisa data dilakukan dengan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 65 responden, sebanyak 37 responden (56.9%) memiliki pengetahuan yang baik mengenai perawatan tali pusat, dan sebanyak 28 responden (43.1%) memiliki pengetahuan yang kurang mengenai perawatan tali pusat. Dari 4 variabel yang diteliti, 2 diantaranya memiliki hubungan dengan pengetahuan ibu mengenai perawatan tali pusat.